beras merah, sikecil berwarna merah yang kaya akan protein dengan kandungan zat gizi yang lebih banyak dari beras putih, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh. Lapisan kulit ari yang berwarna merah mengandung sejumlah serat vitamin, terutama vitamin B, mineral, dan lemak jenuh yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Penelitian yang dilakukan oleh Hegsted dan teman-temannya pada tahun 1190, yang berjudul Rice bran and oat bran lower cholestrol in humans yang dimuat dalam Journal of the Federation Societes for Experimental Biology, yang menuliskan bahwa lapisan kulit ari pada beras merah mengandung zat yang bersifat dapat menurunkan kolestrol.
Beras merah memiliki kandungan protein lebih tinggi ketimbang beras putih, yaitu 10-14% kadar protein, 2-3% lemak, dan karbohidrat di atas 70%. Sedangkan beras putih hanya mengandung 7% protein.
Beras merah juga mengandung sejumlah serat pangan yang dapat membantu proses pencernaan, sehingga kotoran tidak tertahan lama dalam usus dalam waktu yang lama. Kotoran yang tertahan lama dalam pencernaan bisa beresiko zat toksik dalam kotoran yang dapat terserap kembali kedalam tubuh dimana dapat meningkatkan resiko terbentuknya kanker.
Sumber : Sportindo The Magz
